Langsung ke konten utama

Aku, si Promo Seeker Sejati



Selamat sore, Jakarta. Yup, ini hari Sabtu, selamat berakhir pekan. Mungkin ada yang sedang berlibur bersama keluarga atau hanya istirahat di rumah. Apapun yang anda lakukan hari ini, semoga bermanfaat.

                 Kebetulan hari ini saya harus masuk kantor untuk mengerjakan tugas yang belum sempat terselesaikan. Sambil mengerjakan tugas kantor, saya mengingat bagaimana reaksi saya ketika mendengar kata promo. Yup, senang bukan kepalang, bah durian runtuh, atau mungkin bisa loncat – loncat saking senangnya. 

                Sebagai seorang pekerja, saya terbilang cukup sering mencari promo. Bahkan di kantor mendapat julukan “Berondong Promo Seeker”. Ya, karena saya karyawan termuda di kantor, dan banyak orang teman kantor yang sering minta info promo. Terlebih promo tiket pesawat dan hotel. Hampir setiap hari ada orang yang meminta saya untuk mencari yang termurah. Mereka yang suka travelling akan sangat senang dengan promo tiket dan hotel. 

                Hal ini membuat saya antusias, bukan hanya karena menolong orang lain itu hal yang baik, namun saya juga memperoleh referensi – referensi menarik dari hal yang saya cari. Tempat wisata, hotel, resto, dan masih banyak lagi. 

                Namun kali ini, saya tertarik dengan program sebuah bank. Program ini saya rasa justru akan sangat menguntungkan saya sebagai seorang pencari promo, terutama promo travelling. Saya berkeinginan untuk bisa menumpang pesawat dengan fasilitas kelas satu. Terkesan mahal memang, atau bahkan memang mahal. Dan kebetulan saya salah satu nasabah bank ini. Wah, kabar gembira untuk kita semua.

                Bank BNI bekerja sama dengan Garuda Indonesia untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah. Dua perusahaan pelat merah ini meluncurkan program kartu Debit Co-brand. Saya sebagai nasabah tentu senang dengan hal ini. Pertama kali saya mendengar informasi peluncuran program ini pada saat pagelaran Java Jazz 2016. Sebagai nasabah, saya tidak mau ketinggalan info promo dari bank yang satu ini. 

                Setelah peluncuran, saya mencoba mencari informasi bagaimana mendapatkan kartu debit ini. Kebetulan lokasi kantor yang dengan kantor pusat BNI, saya datang pada jam makan siang. Mendapat penjelasan yang sangat detail dari si Mbak Customer Service, saya semakin tertarik. 

                Saya tidak langsung mengganti kartu debit saya karena mempertimbangkan waktu yang dibutuhkan untuk penggantian kartu lama dengan kartu debit ini. Nasabah yang ingin mangganti kartunya harus menunggu 7-14 hari kerja. Mungkin karena ada beberapa pihak yang terlibat sehingga prosesnya memakan waktu yang sedikit lama. 

                Beberapa hari setelah mencari informasi mengenai penggantian kartu ini, saya baru memutuskan utnuk mengganti. Loh? Berubah pikiran.

                Dan kejadian menyayat hati pun terjadi. Agak berlebihan sepertinya. Kebiasaan menaruh dompet di kantong belakang celana membuat saya kena getahnya. Entah bagaimana, sampai di rumah saya membuka dompet dan menemukan beberapa kartu patah termasuk debit saya.  

“Makanya kalo duduk baca bismillah, Nu”, kata Ibu sinis.

                Perasaan kecewa bercampur lelah membuat saya hanya bisa diam. Keesokan hari saya langsung mendatangi kantor cabang BNI Sudirman Plaza, meminta penggantian kartu. Seketika saya ingat program Debit Co-brand beberapa hari lalu. Tanpa pikir panjang, saya meminta penggantian kartu yang rusak dengan dabit Co-brand. Mendapat penjelasan yang sangat detail kemudian diminta oleh si mas customer service untuk mengisi formulir penggantian kartu. Meskipun harus menunggu maksimal 14 hari kerja. Toh, saya tidak kehabisan akal. Saya sudah mendaftar layanan SMS Banking BNI, dan kebetulan ibu saya juga nasabah BNI. Sambil menunggu datangnya kartu baru, saya kirim sebagian saldo yang ada di rekening saya ke rekening si Ibu. Untuk transaksi selama masa tunggu, saya pakai kartu si Ibu. 

                Singkat cerita, masa tunggu selesai. Tepat jam makan siang, saya dihubungi oleh pihak bank untuk datang karena kartu debit sudah tersedia. Dengan wajah sumringah, saya mendatangi kantor cabang BNI untuk mengambil kartu debit saya yang baru.

                Dan, voila..


Saya berhasil mendapatkan debit yang saya inginkan. Tertarik dengan fitur dan keuntungan kartu ini. Saya membuka buku panduan yang saya terima. Ada fitur menarik dari kartu ini. Tapcash, layanan uang elektronik milik BNI, yang sebelumnya menggunakan kartu terpisah, namun di kartu debit ini sudah mengakomodasi fitur tapcash. Sebagai pengguna moda transportasi commuter line jabodetabek dan bus TransJakarta, hal ini mempermudah saya. Tidak harus repot membawa dua kartu. Tinggal tap, langsung jalan.

                Lalu apa kelebihan lainnya? Sebagai promo seeker, BNI memberikan segudang promo yang dapat nasabahnya ikuti. Pemegang kartu debit BNI Co-brand ini akan mendapat potongan 5% dari setiap pembelian tiket pesawat Garuda Indonesia menggunakan kartu ini. Kartu ini memberikan reward lain berupa poin Garuda Miles. Dimana saya akan mendapat poin dari setiap transaksi menggunakan debit ini dengan syarat yang berlaku. Lalu apa lagi? Penukaran award tiket, sebagai pemegang debit ini, akan diberikan potongan 5% serta fasilitas check in di bandara sesuai dengan tier GarudaMiles yang dimiliki. Bagi anda yang suka bepergian ke luar negeri, kebutuhan tarik tunai menggunakan debit BNI di atm berlogo cirrus juga akan mempermudah anda. 

                Masih banyak promo yang saya dapatkan dengan kartu kecil ajaib ini. Saya belum munggunakan semua fitur yang tersedia. Namun kedepan akan mempermudah saya dalam bertransaksi.

                Hal ini juga membuat saya lebih bijak dalam mengelola keuangan pribadi. Bisa lebih menghemat pengeluaran namun tetap menikmati keuntungan yang diberikan. Bagaimana? Jika anda tertarik dengan segudang keuntungan ini, silahkan datang ke kantor cabang BNI terdekat atau anda dapat menguhubungi 1500046. 



                Menjadi nasabah setia BNI membuat saya senang. Banyak keuntungan yang saya dapatkan, kemudahan bertransaksi juga keamanan yang terjamin. Tidak hanya itu, pelayanan yang ramah menambah rasa nyaman setiap nasabah. 

                Dan pastinya, sebagai seorang promo seeker, saya makin sering membantu orang-orang melalui informasi promo yang saya berikan.

                Terima kasih BNI. 





Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cita-cita

What's up, Guys! Udah lama gue gak posting di blog ini. Ya bisa dibilang karena gue terlalu sibuk dengan cita-cita gue. But anyway, speaking speaking cita-cita. Gue rasa tiap orang punya cita-cita pasti. Kalo boleh menjelaskan apa yang gue pikirkan, mungkin karena manusia itu punya free-will atau kehendak pribadi dan rasa gak-pernah-cukup yang ada dalam diri setiap orang, mungkin itu yang membuat seseorang akhirnya punya cita-cita. Kalo ditanya apa cita-cita gue, gue cuma punya satu cita-cita kok, Guys. Cita-cita gue adalah gue mau tau tujuan hidup gue yang sebenarnya, I mean, apa alasan gue ada di dunia, seharusnya gue ngapain di dunia. Menurut gue, cita-cita inilah yang mungkin bisa dibilang cita-cita sebenarnya. Orang lain punya cita-cita mau jadi orang kaya alias punya banyak uang, tapi yang jadi pertanyaan, kalo udah kaya, mau ngapain? Mau dikemanain duitnya? Bisa bosen kan kalo megang duit terus? Ya, gue gak munafik sih, gue juga butuh uang, karena gue hidup di jaman mode...

Sang Penggemar Kereta Api Itu Sudah Besar

                Rasanya saya masih ingat terakhir kali duduk bersama Bapak di kereta Matarmaja menuju Kepanjen. Dengan kursi tegak dan aroma kamar mandi yang bahkan tercium hingga ke bagian tengah kereta. Sudah berubah, semua berbeda. Bapak sudah pergi, pun impian saya naik Matarmaja bersama Bapak. Sudah berubah, bukan hanya karena Bapak sudah tidak ada, juga kesan semrawut kereta ekonomi. Semua berbeda, dulu saya tidak pernah merasakan duduk di kursi ekonomi ditemani pendingin udara, sekarang, semua rangkaian kereta sudah memiliki pendingin udara. Kemudian muncul rangkaian kereta ekonomi non-PSO, yang harganya sedikit lebih mahal, namun tidak semahal kereta eksekutif. Apa bedanya? Tentu kursi yang lebih nyaman, 2-2 berhadapan, ruang kaki yang lebih lapang, papan informasi elektronik, dan lain-lain. Pernah sekali menjajal kelas ini di rangkaian KA Jayabaya menuju Kota Malang dari Surabaya. Apa yang saya rasakan? Kamar kecil yang bersi...

Balada Orang Kantoran

Jakarta seolah tidak akan berhenti menulis cerita hidup saya. Bangun di pagi hari, ngantor, pulang di sore hari. Kota ini menulis cerita yang sama setiap hari. Bahkan tidak jarang berpapasan dengan orang yang sama. Ini hari Jum’at, seperti biasa, hari ini ngantor sedikit santai. Sepatu yang biasa membungkus kaki pun didepak oleh sandal jepit kesayangan. Ya, inilah hari Jum’at. Berbeda seperti hari lain menjadi sangat biasa. Kebetulan akses ke kantor mudah, naik kereta dan cusss .. sampai di kantor. Toh, naik kereta sekarang nggak separah dulu. Kalau dulu harus antri untuk beli tiket, sekarang berbeda. Pakai kartu ajaib, tinggal tempel langsung jalan. Jauh lebih tertib. Ngomong-ngomong soal kartu ajaib, sebenarnya ini soal teknologi. Masyarakat biasa menyebut kartu ini ‘uang elektronik’. Saya, sebagai orang yang melek teknologi, bukan hanya karena sering baca kolom teknologi, tapi karena posisi saya sebagai Orang TI di kantor, mengenal teknologi yang disebut NFC atau Near Fie...