Rasanya sudah lama gue punya niat mau nulis topik ini. Seakan gak kerasa hampir 2 tahun bergelut setap pagi dan sore sama yang namanya KRL Jabodetabek. As you know, gue kerja di kawasan Sudirman. Sebenarnya banyak cara untuk bisa sampai ke bagian kota Jakarta ini. Bisa bawa motor sendiri, atau naik ojek, atau naik bus TransJakarta, dan pilihan terakhir naik KRL. KRL Jabodetabek dulu banget. Dulu waktu baru diterima kerja, gue naik bus TransJakarta karena belum terlalu familiar sama yang namanya naik KRL. Mungkin lebih ke anggapan gue kalo naik KRL itu penuh sesak seperti tahun-tahun sebelumnya. Denger nama KRL Jabodetabek aja gue udah gerah rasanya. Dulu masih takut banget naik transportasi ini. Mulai dari gak teraturnya penumpang sampai ke sisi keamanan selama di perjalanan. KRL yang dulu jadi momok tersendiri bagi orang jakarta, identik sama penumpang yang berjubel dan bahkan ada yang duduk di atap kereta. Bahaya? Pastinya. Gue yang nggak naik aja ngeri-ngeri ...
Anda tidak pernah tahu bagaimana dunia melihat anda. Tapi tidak kah anda berpikir bagaimana anda melihat dunia?