Langsung ke konten utama

Cita-cita

What's up, Guys!

Udah lama gue gak posting di blog ini. Ya bisa dibilang karena gue terlalu sibuk dengan cita-cita gue. But anyway, speaking speaking cita-cita. Gue rasa tiap orang punya cita-cita pasti. Kalo boleh menjelaskan apa yang gue pikirkan, mungkin karena manusia itu punya free-will atau kehendak pribadi dan rasa gak-pernah-cukup yang ada dalam diri setiap orang, mungkin itu yang membuat seseorang akhirnya punya cita-cita. Kalo ditanya apa cita-cita gue, gue cuma punya satu cita-cita kok, Guys. Cita-cita gue adalah gue mau tau tujuan hidup gue yang sebenarnya, I mean, apa alasan gue ada di dunia, seharusnya gue ngapain di dunia. Menurut gue, cita-cita inilah yang mungkin bisa dibilang cita-cita sebenarnya. Orang lain punya cita-cita mau jadi orang kaya alias punya banyak uang, tapi yang jadi pertanyaan, kalo udah kaya, mau ngapain? Mau dikemanain duitnya? Bisa bosen kan kalo megang duit terus? Ya, gue gak munafik sih, gue juga butuh uang, karena gue hidup di jaman modern, manusia butuh uang untuk alat pembayaran yang sah. Manusia mulai meninggalkan sistem barter kan, walaupun masih ada yang menggunakan sistem itu sekarang, tapi udah gak banyak.


Banyak yang bilang cita-cita gue ini terlalu aneh, terlalu sulit, terlalu apa yaa, pokoknya gitu dech. But, one thing for sure, gue bakalan dengan lantang bilang "Bro, gue orang beragama, gue percaya Tuhan, gue percaya Tuhan pun mau gue bahagia, dan gue percaya Tuhan bakalan tunjukin hal itu". bisa dibilang, tulisan kali ini, benar-benar dari hati sih. Gue berpikir, gue butuh orang lain, dan akan sangat aneh menurut gue, disaat gue punya cita-cita, gue justru gak memberi tau mereka. Gue yakin 100%, gak akan ada orang yang bisa berusaha sendirian, tanpa bantuan orang lain, untuk mencapai semua cita-cita yang mereka punya. Gue mengutip salah satu kalimat Mario Teguh, beliau bilang gini "Kalo niat nya baik, tujuannya baik, caranya baik, pasti hasilnya baik". Gue berasumsi, punya cita-cita dalam bentuk apapun gak salah kok, guys. Yang salah tuh, orang yang gak punya cita-cita. Pertanyaan nya sederhana, kalo cita-cita aja gapunya, lah gak mau jadi orang baik di masa depan dong?

It's been me, Ibnu. Gue cuma mengutarakan pendapat gue. Bisa dibilang sekedar mind-sharing aja sih. Terima kasih~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Yang Aku Inginkan, Tuhan?

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepada engkau tentang Aku, maka sesungguhnya Aku sangat dekat (kepada mereka). Aku perkenankan doa orang-orang yang mendoa apabila ia memohon (mendoa) kepada-Ku. Sebab itu, hendaklah mereka memenuhi (seruan)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk" Surah Al-Baqarah ayat 186 .. Menjadi seorang manusia bukan perkara yang mudah. Masterplan kehidupan seseorang dibentuk sedemikian rupa oleh Sang Pencipta. Banyak yang bertanya, akan kemana setelah saya mengakhiri hidup ini? Atau, apakah saya berada dalam keadaan yang benar ?. Dari penjelasan ayat di atas, aku merasa ada sesuatu yang tidak secara gamblang dijelaskan, yang mungkin bisa menjadi petunjuk atas pertanyaan-pertanyaan yang sampai saat ini aku pun belum mendapat jawaban yang pasti. Seperti biasa, aku membuka pagi ini dengan menerima kado dari Sang Kuasa. Kedua mata ini adalah kado pertama yang aku buka pagi ini. Aku sempatkan dir...

Balada Orang Kantoran

Jakarta seolah tidak akan berhenti menulis cerita hidup saya. Bangun di pagi hari, ngantor, pulang di sore hari. Kota ini menulis cerita yang sama setiap hari. Bahkan tidak jarang berpapasan dengan orang yang sama. Ini hari Jum’at, seperti biasa, hari ini ngantor sedikit santai. Sepatu yang biasa membungkus kaki pun didepak oleh sandal jepit kesayangan. Ya, inilah hari Jum’at. Berbeda seperti hari lain menjadi sangat biasa. Kebetulan akses ke kantor mudah, naik kereta dan cusss .. sampai di kantor. Toh, naik kereta sekarang nggak separah dulu. Kalau dulu harus antri untuk beli tiket, sekarang berbeda. Pakai kartu ajaib, tinggal tempel langsung jalan. Jauh lebih tertib. Ngomong-ngomong soal kartu ajaib, sebenarnya ini soal teknologi. Masyarakat biasa menyebut kartu ini ‘uang elektronik’. Saya, sebagai orang yang melek teknologi, bukan hanya karena sering baca kolom teknologi, tapi karena posisi saya sebagai Orang TI di kantor, mengenal teknologi yang disebut NFC atau Near Fie...